Friday, February 3, 2017

Ingin menjadi orang berhikmat harus memahami prinsip-prinsip berikut ini


Amsal 1:1, Amsal-amsal Salomo bin Daud, raja Israel.
          Beberapa bulan ke depan saya akan menulis prinsip prinsip hikmat yang penting untuk kedewasaan rohani kita. Prinsip prinsip ini bisa di implementasikan dalam segala aspek kehidupan. Hikmat hikmat tersebut akan kita ekspose dari pengalaman para raja raja, penyair dari Israel. Terutama berkenaan dengan apa yang ditulis oleh raja Salomo.
          Salomo adalah raja yang terkenal dengan nikmatnya. Bahkan tertulis dalam
1 Raja-raja 4:31 bahwa  Ia lebih bijaksana dari pada semua orang, dari pada Etan, orang Ezrahi itu, dan dari pada Heman, Kalkol dan Darda, anak-anak Mahol; sebab itu ia mendapat nama di antara segala bangsa sekelilingnya. Melalui kebijaksanaannya Salomo dapat menggubah tiga ribu amsal, dan nyanyiannya ada seribu lima.  sebab benarlah bahwa himat Salomo berasal dari Allah semata.
          Saya telah mengamati bahwa menjadi pandai saja tidaklah cukup. Sebab orang pandai bisa saja menggunakan kepandaiannya untuk berbuat dosa, korupsi, membunuh dll. Tetapi orang yang berhikmat akan menggunakan kepandaiannya untuk kebenaran. Oleh sebab itu, penting untuk kita belajar bersama untuk mencapai hikmat yang dari Allah.

Thursday, February 2, 2017

Empat tips menjadi pemimpin sejati no 1 dan 2 paling penting,

          

Seorang pemimpin sejati adalah pemimpin yang mampu melakukan dan membawa anggotanya  untuk melakukan kebenaran.  Pada bagian ini saya akan memberikan 4 tips berdasarkan Amsal 31:1-9. Sehingga anda bisa menjadi seorang pemimpin sejati:
1. Jangan Berzinah
        Ibu lemuel memberikan peringatan kepadanya sebagai raja dengan berkata, "Jangan berikan kekuatanmu kepada perempuan, dan jalanmu kepada perempuan-perempuan yang membinasakan raja-raja." Artinya jangan sampai Berzinah dengan perempuan yang bukan istri. Sebab perempuan itu bisa saja akan menjatuhkannya. Seberapa banyak pemimpin-pemimpin dunia yang akhirnya harus hancur karena telah bermain wanita. Sebagai seorang pemimpin tentunya kita juga harus hati hati akan hal ini.
2. Jangan Mabuk
          Nasihat Ibunda lemuel yang kedua adalah supaya dirinya menghindari miras dengan berkata, "Tidaklah pantas bagi raja, hai Lemuel, tidaklah pantas bagi raja meminum anggur, ataupun bagi para pembesar mengingini minuman keras,
jangan sampai karena minum ia melupakan apa yang telah ditetapkan, dan membengkokkan hak orang-orang yang tertindas." Miras membuat orang tidak sadar secara penuh sehingga kerapkali membuat seseorang salah dalam mengambil keputusan, dan hal ini tidak sehat untuk seorang pemimpin. Sebagai seorang pemimpin kita juga jangan sampai terjerat dalam miras, jangan sampai kita membuat orang lain justru menjadi tersesat.
3. Berlaku adil
          Nasihat Ibunda lemuel yang ketiga adalah berlaku adil, "Bukalah mulutmu untuk orang yang bisu, untuk hak semua orang yang merana. Bukalah mulutmu, ambillah keputusan secara adil dan berikanlah kepada yang tertindas dan yang miskin hak mereka." Seorang pemimpin mempunyai otoritas bagi orang yang dipimpin. Dan seorang pemimpin haruslah berlaku adil, bukan memihak kepada kepentingan tertentu.
4. Mendengarkan dan memberikan nasihat - nasihat yang benar
          Dibalik kesuksesan seorang pemimpin, ada seorang ibu yang menasihati. Ibunda lemuel telah memberikan nasihat nasihat yang benar baginya, sehingga lemuel menjadi seorang raja yang benar. Begitupun seharusnya kita sebagai pemimpin, membutuhkan seorang penasihat yang tepat dan memberikan nasihat yang tepat pula bagi anggotanya.
Inilah empat tips untuk kita semua, semoga dapat menjadi seorang pemimpin sejati. Gbu